Apa Itu Digital Marketing: Konsep, Contoh, dan Tujuanya

Apa Itu Digital Marketing: Konsep, Contoh, dan Tujuanya – Pengguna internet semakin lama semakin meluas.

Apa Itu Digital Marketing Konsep, Contoh, dan Tujuanya
Apa Itu Digital Marketing Konsep, Contoh, dan Tujuanya | Src : Unsplash.com

Bukan hanya orang dewasa perkotaan saja, namun kini internet telah menjangkau anak-anak di pedesaan. Kenyataan ini kemudian meningkatkan popularitas digital marketing diantara pelaku bisnis.

Apa itu digital marketing?

Sebagian dari pembaca mungkin sudah familiar dengan istilah tersebut. Namun, apakah Anda yakin sudah memahami makna dari digital marketing atau kadang disebut internet marketing ini?

Secara singkat, pengertian digital marketing adalah pemasaran online atau bentuk penjualan yang dilakukan di Internet.

Lalu, bagaimanakah cara melakukan, tujuan, dan strategi jualan di internet ini? Anda akan mendapatkan banyak informasi dari ulasan lengkap kami mengenai digital marketing berikut ini.

  • Mengenal Digital Marketing
  • Tujuan Digital Marketing
  • Mengapa memilih Digital Marketing?
  • Macam-macam Digital Marketing
  • Konsep Digital Marketing
  • Tips Digital Marketing Dasar

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing bisa diartikan sebagai teknik menjual sebuah produk, baik jasa maupun barang, melalui promosi atau strategi yang ada di internet. Anak-anak muda zaman sekarang kerap menyebut dengan istilah “jualan online”.

Teknik penjualan ini sebenarnya sudah lama ada, hanya penggunanya waktu itu masih sangat terbatas sehingga belum banyak dilirik oleh pelaku bisnis.

Baca juga : 

Tujuan Digital Marketing

Tujuan utama digital marketing adalah untuk memperbanyak penjualan, bahkan bisa sampai berkali lipat. Seperti yang kita ketahui, penggunaan internet tidak terbatas oleh kalangan dan jarak sehingga diharapkan dapat memperluas target market dari bisnis atau Anda.

Dalam hal meningkatkan jumlah penjualan, konsep digital marketing ini punya beberapa kelebihan dibanding penjualan cara lama atau offline, yaitu:

  • Target Konsumen Lebih Luas

Melalui digital marketing, Anda bisa mendapatkan konsumen dari berbagai daerah, bahkan dari negara-negara lain tanpa harus bertemu langsung. Mereka hanya membaca iklan yang lewat di layar laptop atau gadget ketika berselancar di dunia maya. Hal ini merupakan kelebihan paling utama dari digital marketing.

Jadi, brand produk Anda tidak hanya dikenal oleh pembeli lokal, tapi bisa juga dibeli oleh orang dari mancanegara. Dengan demikian, jumlah pembeli jadi berlipat ganda gara-gara digital marketing.

  • Mudah dan Efektif

Pelaku marketing online melakukan pemasaran tanpa harus kemana-mana. Namun, produk yang dipasarkan dapat dijangkau oleh lebih banyak orang. Mudah, bukan?

Coba bayangkan bila Anda menggunakan cara lama, misalnya dengan menyebarkan pamflet produk atau memasang spanduk-spanduk. Kira-kira, butuh berapa lama agar produk Anda tersebut dikenal oleh orang dari berbagai propinsi atau bahkan negara?

Nah, untuk itulah digital marketing hadir sebagai solusi penjualan yang tidak mungkin dilakukan secara offline.

Efektivitas digital marketing tidak perlu diragukan lagi. Saat Anda hendak memasang iklan produk, Anda bisa memilih segmentasi pasar sehingga orang-orang yang membaca iklan tersebut adalah orang-orang yang kemungkinan akan membeli barang Anda.

  • Murah

Bicara soal murah atau mahal sebenarnya tergantung dari produk yang Anda jual dan strategi digital marketing yang Anda gunakan.

Bagi Anda yang menggunakan strategi iklan online, baik di google adsense ataupun sosial media, mungkin perlu merogoh kocek agak dalam. Tapi bila dibandingkan dengan pemasaran lama, sebenarnya biaya yang dikeluarkan tidak terlalu mahal.

Zaman dahulu, bila ingin produknya dikenal sampai jauh, maka pemilik usaha harus punya toko di berbagai daerah atau memiliki sales yang tiap hari menawarkan barang ke toko-toko.

Coba saja kalkulasikan berapa biaya yang diperlukan untuk ongkos transportasi tiap hari, sewa tempat, dan mendirikan sebuah toko? Tentu lebih mahal dibanding dengan digital marketing, bukan?

Meski demikian, bukan berarti digital marketing selalu lebih baik dari offline marketing. Semua itu tergantung pada pangsa pasar dan jenis produk yang Anda jual.

  • Lebih Cepat

Tidak pelu waktu lama untuk menjangkau calon konsumen dari tempat yang jauh menggunakan konsep digital marketing. Sekali klik, iklan yang Anda buat bisa dibaca oleh ribuan bahkan jutaan orang.

Teknik digital marketing ini jauh lebih efisien dari segi waktu bila dibanding dengan pamasaran lama, dimana Anda harus menawarkan barang dari satu tempat ke tempat yang lain.

Macam-macam Digital Marketing

Bila Anda adalah seorang produsen atau marketing sebuah bisnis, silahkan coba melakukan penjualan online melalui beberapa cara digital marketing di bawah ini:

  • Website

Anda bisa membuat sebuah website yang berisi produk-produk yang dijual. Untuk meningkatkan probabilitas penjualan, Anda perlu berada di halaman pertama pencarian google.

Untuk itu, diperlukan keahliah SEO (search Engine Optimised) dalam digital marketing tipe ini.

  • Iklan Online

Untuk meningkatkan target penjualan, biasanya pemilik produk akan melakukan iklan secara online melalui sosial media (ig ads, fb ads, tiktok ads, dll), google ads, dan yang lainnya.

Iklan tersebut menarik banyak orang untuk membeli produk Anda melalui marketing online.

  • Sosial Media

Sosial media juga bisa dimanfaatkan untuk digital marketing. Cara digital marketing lewat sosmed ini adalah dengan membuat akun kemudian mempromosikan barang atau jasa lewat akun tersebut secara langsung.

Selain itu, produk Anda juga dapat dipromosikan melalui halaman berbayar. Untuk Teknik iklan berbayar ini biasanya terdapat pilihan segmentasi pasar yang memungkinkan akun-akun yang melihat iklan tersebut sesuai dengan target market.

Inilah efektivitas dari digital marketing.

Contoh sosial media yang dapat dipakai untuk digital marketing adalah facebook, Instagram, twitter, dan whatssap.

  • Email Marketing

Email marketing adalah salah satu Teknik digital marketing dengan mengirimkan pesan melalui email. Email marketing bisa dikategorikan teknik penjualan personal.

Cara marketing online ini mirip dengan surat penawaran yang biasanya dikirimkan ke instansi-instansi pada zaman dahulu.

  • Youtube

Belakangan banyak pengunjung dunia maya yang tertarik untuk ber-youtube ria. Sebagai pelaku bisnis, Anda juga bisa memasang iklan berupa video di akun-akun youtube yang punya banyak pengunjung.

Belakangan, digital marketing tipe ini sedang naik daun.

  • Marketplace

Marketplace bisa diartikan sebagai pasar online. Pengguna gadget dapat menjual produk-produk melalui aplikasi yang berfungsi sebagai pasar (untuk dunia nyata).

Contoh dari marketplace yang ada saat ini adalah bukalapak, tokopedia, olx, Lazada, shopee, dan yang lainnya. Digital marketing melalui aplikasi marketplace ini ada yang gratis dan berbayar.

  • Media lainnya.

Sebenarnya masih banyak media digital marketing advanced lainnya di luar yang kami sebutkan di atas. Mungkin akan kami bahas di artikel kami yang lainnya ya.

Konsep Digital Marketing

Bila Anda memutuskan untuk menambah strategi promosi melalui digital marketing, sebaiknya siapkan dulu konsepnya agar tak bingung di tengah jalan. Anda bisa mengikuti langkah-langkah kami berikut ini:

  1. Tentukan dulu produk, target market dan dana yang bisa digunakan.
  2. Buatlah sebuah website yang berisi produk-produk Anda. Bila Anda merasa kesulitan, bisa menggunakan jasa website developer. Website ini nantinya akan ditautkan dengan digital marketing di sosial media.
  3. Buat akun dan halaman sosial media. Untuk mengoptimalkan digital marketing, buatlah halaman berbayar dengan menambahkan segmentasi pasar. Anda bisa menautkan halaman di sosial media dengan website sehingga pengunjung lebih leluasa dalam mempelajari produk.
  4. Iklan di google adsense. Bila dana Anda mencukupi, daftarkan produk Anda di google adsense. Digital marketing dengan metode ini terbukti sangat efektif untuk beberapa produk. Dengan memanfaatkan google adsense, Anda tinggal duduk manis di rumah menunggu orderan.
  5. Buat video produk. Untuk menyempurnakan digital marketing yang sedang Anda kerjakan, pakailah teknik promosi berupa video juga. Anda dapat mengunggahnya di akun youtube, sosial media yang lain atau website perusahaan.

Baca juga :

Tips Digital Marketing Dasar agar Optimal

Agar digital marketing produk Anda optimal, cobalah beberapa tips yang kami rangkum dari berbagai sumber:

  • Membuat konten yang SEO friendly dan berkualitas.
  • Membentuk relasi dengan pelanggan di sosial media dengan cara menyapa dan share hal-hal yang positif.
  • Pakailah gambar dengan kualitas terbaik
  • Berpartisipasi dalam komunitas online, terutama yang sesuai dengan target market produk Anda.
  • Upload testimoni atau endorse untuk membangun kepercayaan publik.
  • Manfaatkan marketplace
  • Buatlah sistem pemesanan dan pembayaran yang paling mudah sehingga pelanggan tidak kerepotan.

Nah, itulah ilmu digital marketing yang dapat kami bagi kepada Anda. Semua ulasan di atas bersifat umum, ya.

Kalau Anda ingin mahir digital marketing, kami sarankan untuk mempelajari tekniknya satu persatu, mulai dari cara mengoptimalkan website, cara beriklan di adsense, cara berjualan di sosial media, cara berjualan via youtube, dan pemasaran optimal melalui marketplace.

Jadi, bukan hanya tahu pengertian digital marketingnya saja. Semoga bermanfaat.

Pengertian Marketing Plan; Manfaat, Isi, dan Macamnya

Marketing Plan Adalah; Manfaat, Isi, dan Macamnya – Perdagangan sangat erat kaitannya dengan pemasaran. Dalam semua bidang perdagangan diperlukan pemasaran agar mencapai tujuan umum yang diinginkan, yaitu mendapatkan keuntungan.

Marketing Plan Adalah; Manfaat, Isi, dan Macamnya
Marketing Plan Adalah; Manfaat, Isi, dan Macamnya

Agar keuntungan ini bisa optimal atau mencapai target, diperlukan marketing plan yang baik.

Semua orang yang bekerja di bidang marketing dituntut untuk memahami apa itu marketing plan. Tujuannya untuk mampu membuat strategi marketing yang tepat sehingga perusahaan untung banyak.

Dalam ulasan kami kali ini akan dibahas lebih rinci tentang marketing plan. Selamat menyimak.

Pengertian Marketing Plan – Manfaat Marketing Plan – Isi Marketing Plan – Macam-Macam Marketing Plan

Apa itu Marketing Plan?

Marketing plan dapat diartikan sebagai rumusan kegiatan yang dilakukan untuk mengalirkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen, supaya mencapai target perusahaan/bisnis dalam kurun waktu tertentu.

Mudahnya, marketing plan adalah rencana pemasaran. Sebelum produk barang/jasa beredar di pasaran diperlukan kegiatan untuk menyusun usaha-usaha pemasaran. Itulah yang dinamakan perencanaan pemasaran.

Manfaat Marketing Plan

Perusahaan yang melakukan marketing plan punya kesempatan untuk sukses lebih besar ketimbang mereka yang sama sekali tidak merencanakan pemasarannya. Manfaat yang akan dirasakan oleh pelaku usaha secara personal maupun sebuah organisasi usaha yang melaksanakan marketing plan dengan baik adalah sebagai berikut:

  • Kegiatan bidang pemasaran dapat terkoordinasikan
  • Pemikiran dalam hal pemasaran lebih visioner
  • Merumuskan target pencapaian sekaligus memantabkan kebijakan yang akan diambil
  • Meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas kerja orang-orang yang terlibat dalam pelaksaan pemasaran.
  • Adanya kegiatan pengawasan sehingga pemasaran lebih optimal.

Tujuan Marketing Plan

Adapun tujuan dari marketing plan adalah sebagai berikut:

  • Merumuskan cara-cara pemasaran yang efektif dan efisien, sesuai dengan kemampuan perusahaan.
  • Terjadi keseimbangan antara usaha yang dilakukan dengan target yang harus dicapai dalam marketing plan.
  • Mengoptimalkan pelaksana sebuah usaha dari berbagai bagian.
  • Adanya pengendalian yang akurat, cepat dan terkoordinir dalam usaha pemasaran.

Baca juga :

Isi Marketing Plan

Untuk merumuskan marketing plan yang terkonsep dengan baik diperlukan wawasan tentang isi dari rencana pemasaran itu sendiri. Agar lebih jelas, berikut ini kami jelaskan tiap-tiap pokok dari isi marketing plan:

1. Menentukan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh target market

Pada bab ini ditentukan apa saja yang menjadi keinginan, kebutuhan, dan harapan konsumen. Tujuan marketing plan ini agar manajer produk mengetahui fakta data pasar.

2. Pemilihan area produksi

Contoh marketing plan ini adalah menentukan tempat produksi barang (pabrik) dan kantor.

3. Membuat data konsumen

Data yang dimaksud dalam marketing plan ini adalah jenis kelamin, umur, status perkawinan, pendapatan perkapita, jenis pekerjaan, adat kebiasaan, serta tipe lokasi tempat tinggal.

4. Segmentasi pasar

Kegiatan segmentasi pasar adalah memilah pasar yang pada dasarnya bersifat heterogen menjadi homogen. Marketing plan ini punya tujuan mempermudah kegiatan pemasaran agar lebih efektif dan efisien.

5. Merencanakan strategi penjualan

Menentukan program penjualan yang akan dilaksanakan. Termasuk membahas tentang siapa, kapan, besar biaya, dan apa bentuk kegiatannya.

6. Mempelajari kompetitor sekaligus teknik pemasaran

Teknik pemasaran dalam marketing plan mencakup kegiatan sales, periklanan, hubungan masyarakat, dan pembentukan jaringan bisnis.

7. Pengawasan

Isi marketing plan yang terakhir adalah melakukan pengawasan terkait kemajuan yang dicapai. Manajer berhak dan wajib mengambil tindakan untuk kegiatan yang kurang efektif.

Macam-Macam Marketing Plan

Macam-Macam Marketing Plan
Macam-Macam Marketing Plan

Ada beberapa macam marketing plan yang dapat Anda pelajari untuk kemudian dipilih menjadi strategi menjual produk Anda.

  • Perencanaan Pemasaran Perusahaan yang Strategis

Marketing plan jenis ini memiliki jangka waktu panjang dengan melakukan analisa terhadap sumber daya, situasi, serta lingkungan perusahaan. Perencanaan pemasaran perusahaan yang strategis ini bersifat komprehensif dalam merumuskan segala pokok strategi marketing plan.

  • Perencanaan Strategis Pasar

Perencanaan dalam hal pasar ini lebih sederhana dengan titik acuan arah pengembangan usaha. Hal yang perlu dikaji dalam marketing plan tipe ini adalah konsumen, kompetitor, trens situasi, interaksi pasar, serta kemampuan perusahaan.

  • Perencanaan Strategis Pemasaran

Perencanaan strategi pemasaran dalam hal ini erat kaitannya dengan marketing mix atau bauran pemasaran. Maksudnya, marketing plan ini mencakup pemikiran tentang jenis produk, harga, tempat, teknik promosi, orang yang berpartisipasi, kemasan, hingga pendistribusian barang/jasa.

  • Perencanaan Pemasaran untuk Produk Baru

Marketing plan untuk produk baru ini juga harus dilakukan dan tidak selalu sama dengan produk sebelumnya. Hal yang harus dirumuskan antara lain mempelajari pasar, tes produk, membuat peluang, membuat target penjualan, serta menetapkan jumlah serta jenis pekerja yang diperlukan. Perhatikanlah marketing plan produk baru ini meskipun sudah sukses pada produk sebelumnya.

  • Perencanaan Pemasaran dalam hal operasional

Marketing plan tipe ini jangka waktunya lebih pendek dengan pembahasan kegiatan pemasaran yang lebih spesifik.

Contoh marketing plan operasional sebagai berikut:

  • membuat rencana pemasaran pada tiap daerah
  • membuat marketing plan untuk kurun waktu satu bulan
  • membuat rencana pembinaan tenaga penjualan
  • membuat marketing plan untuk mengembangkan pasar

Intinya, marketing plan ini turut menentukan kesuksesan penjualan sebuah produk. Untuk itu, rencanakan penjualan Anda sejak awal sebelum sebuah produk betul-betul diterjunkan.

Marketing plan tidak terbatas pada awal saja, tapi juga ketika program-program pemasaran telah berjalan sebagai bentuk evaluasi dan pembenahan program supaya penjualan dapat terus ditingkatkan.

Semog bermanfaat.

Baca juga :